Investasi Terbaik Untuk Gaji UMR

Pada artikel sebelumnya kita udah ngebahas cara terbaik atur gaji umr, kali ini akan ngebahas tentang investasinya. Buat kalian yang belum memenuhi level 1 dan level 2 lebih baik untuk memenuhi hal tersebut. Karena 2 level tersebut gak boleh dilewatin. Dan disini kita akan ngebahas spesifik tentang investasi di instrumen keuangan. Perlu dicatat kita bukan penasihat keuangan, sehingga apapun yang tertulis merupakan opini pribadi, jadi investasi terbaik untuk gaji umr kali ini hanya berdasarkan pengalaman aja.

Semua hal yang kita bahas disini sebaiknya jangan ditelan mentah mentah, tetap harus lakukan riset sendiri. Dan sesuaikan dengan gaya investasi dan profil resiko masing masing. Karena uang kalian tanggung jawab kalian bukan orang lain.

INVESTASI AKTIF & PASIF

perbedaan investasi aktif dan investasi pasif
perbedaan investasi aktif dan investasi pasif

Ada 2 tipe dalam investasi yaitu investasi aktif dan investasi pasif, Apa itu investasi aktif dan pasif?

Investasi aktif adalah tipe investasi yang mengharuskan investor menjadi manager portofolio. Tipe ini membutuhkan kemampuan analisa produk investasi yang baik, mengetahui waktu yang tepat untuk beli & jual aset. Tipe ini mengharuskan kita sebagai investor meluangkan waktu, tenaga & pikiran untuk menganalisa mendalam. Contoh investasi aktif adalah kita membeli saham, obligasi, surat utang, mata uang kripto sendiri.

Investasi pasif adalah tipe invetasi yang mana kita memberikan uang kita kepada manajer investasi untuk dikelola. Nantinya manager investasi akan menginvestasikan uang kita ke instrumen keuangan yang sesuai dengan kesepakatan awal. Seperti Saham, Obligasi, Surat utang dll. Tipe ini cocok untuk investor yang tidak memiliki ilmu analisa yang cukup serta tidak memiliki waktu yang banyak untuk menganalisa serta memantau kinerja investasi. Contoh Investasi pasif adalah reksadana.

Seperti yang sudah kita bahas di artikel sebelumnya, gue menyarankan untuk memilih investasi pasif. Karena untuk gaji UMR kita harus lebih fokus ke membuat sumber penghasilan baru, belajar skill baru. Kalo kita ingin membuat sumber penghasilan baru mau tidak mau kita akan meluangkan banyak waktu ke hal tersebut. Sehingga waktu kita menjadi lebih sedikit untuk melakukan investasi aktif.

Untuk besaran investasi kalo kita mengikuti aturan 50,30,20 tandanya 20% dari penghasilan kita investasikan. Jadi kalo kita hitung sebulan dengan gaji UMR Jakarta (2022) ada Rp 928.371 yang kita investasikan. Agar disiplin berinvestasi saat kita menerima gaji langsung kita sisihkan dan langsung di belikan produk investasi. Jangan tunggu sisa, karena kalo tunggu sisa gaakan ada sisanya.

INVESTASI YANG COCOK UNTUK GAJI UMR

pembahasan kali ini agak sulit karena kalo kita membicarakan investasi, setiap orang memiliki pengalaman, ilmu & profil resiko investasi. Sehingga saran investasi disini belum tentu cocok untuk semua orang. Tapi menurut gue reksadana adalah produk investasi yang akan cocok untuk kebanyakan orang.

Namun setelah ini kalian harus kenali profil resiko kalian dan tujuan keuangan kalian. Jadi saat kita investasi, kita harus tau ujungnya tuh untuk apa. Misalkan si A investasi saat umur 20 tahun karena di umur 30 tahun si A memiliki tujuan untuk membeli rumah. Semakin detail goal semakin baik karena dengan begitu kita dapat menentukan instrumen apa yang cocok. Untuk mencapai target finansial tersebut, Contohnya si A ingin membeli rumah saat umur 32 di daerah Jakarta Selatan dengan harga 3 Milyar. Sehingga si A dapat menentukan instrumen apa yang cocok dan berapa uang yang harus dikumpulkan. Tentunya yang sudah disesuaikan dengan nilai 3 Milyar di masa depan saat umur 32 tahun nanti.

Kalian bisa menggunakan kalkulator perencanaan keuangan untuk tau jangka waktu investasi yang dibutuhkan, investasi berapa per bulan dan butuh return berapa dalam satu tahun. Setelah kalian sudah menentukan target finansial, kalian harus hitung untuk mendapatkan data yang tadi. Setelah itu baru kalian tentukan masuk ke instrumen investasi apa. Misalkan si B membutuhkan uang 2 Milyar dalam jangka waktu 10 tahun, sehingga si B harus investasi 2 juta perbulan dengan return investasi 10% pertahun. Berarti si B bisa memasukan uangnya ke reksadana saham.

*angka diatas hanya sebagai contoh bukan perhitungan yang benar.

Mulai Sedini Mungkin

Investasi yang terbaik adalah investasi yang dilakukan sejak dini. Sebanyak apapun kalian belajar tentang investasi akan percuma jika tidak dipraktekan. Mulailah berinvestasi dari uang yang sekecil mungkin karena sekarang udah banyak platform investasi yang bisa mulai investasi dari nominal 10rb. Lakukan secara konsisten dan seiring bertambahnya penghasilan, sisihkan lebih besar pula untuk investasi.

Gue tadi menyarankan agar kalian investasi pasif namun apabila dari kalian merasa bahwa memiliki waktu & ilmu yang cukup. Kalo kalian bisa berinvestasi secara aktif, lakukan riset secara mendalam dan berhati hati. Setelah kalian riset dan menemukan produk investasi yang cocok. Lakukan lah DCA (Dollar Cost Averaging) yaitu beli konsisten setiap bulannya tanpa melihat harga naik atau turun. Dengan begitu mungkin kalian bisa mengembangkan uang kalian menjadi lebih banyak lagi. Uang yang harusnya kalo ditaruh di bank hanya 100 juta mungkin bisa menjadi 300 juta jika konsisten berinvestasi.

KESIMPULAN

Investasi untuk gaji UMR yang terbaik tetap pada ilmu untuk menghasilkan sumber penghasilan baru. Namun setelah menghasilkan uang lebih, uangnya diinvestasikan kembali di instrumen investasi. Jadi uang kalian bekerja untuk kalian saat kalian sedang memperbesar penghasilan kalian

Semoga bermanfaat 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.