Cara Mencari Modal Usaha Agar Langsung Dapat!

Banyak dari kita yang mau memulai usaha tapi gak punya modal uang, tapi sebenernya kita bisa cari modal usaha. Apa aja sih yang harus dipersiapkan kalo kita mau mencari modal usaha? kita akan langsung bahas.

TUJUAN MENCARI MODAL USAHA

Tujuan mencari modal
Tujuan mencari modal

Persiapan untuk mencari modal usaha itu berbeda beda tergantung tujuan yang ingin kita capai dengan modal tersebut. Ada tujuan untuk memulai usaha dan ada juga yang tujuannya mengembangkan usaha. Dan tiap usaha pun berbeda seperti cara mencari modal usaha untuk UMKM berbeda dengan perusahaan startup. Tapi kalo misalkan kita bahas satu persatu akan panjang banget jadi disini kita akan bahas secara umumnya aja. Apa aja sih yang dibutuhin untuk mencari modal usaha? entah itu untuk memulai atau mengembangkan.

APA YANG DIINGINKAN INVESTOR?

Ketika kita mencari modal usaha kita harus tau apa sih yang biasanya investor cari ketika ingin memodali suatu usaha. Secara umum investor yang memodali suatu usaha menginginkan kenaikan nilai dari nilai investasinya diawal. Seperti aset investasi pada umumnya, investor ingin ketika misalkan ia menaruh uang sekian, nilai investasinya di masa depan harus meningkat. Semua investasi konsepnya sama investor taruh uang sekian dan berharap di masa depan uang yang di investasikan menjadi lebih besar. Dan gak ada bedanya dengan usaha, usaha yang sedang berkembang dan usaha yang baru mulai. Tapi kebanyakan investor jarang memodali sebuah usaha yang belum berjalan karena resikonya terlalu tinggi. Karena juga usaha yang belum berjalan belum ada pembuktian bahwa usahanya bisa diterima dan bersaing di pasar.

Tapi ada juga yang usahanya berjalan ada yang mau memodali karena ada faktor privilese. Seperti founder usahanya lulusan sekolah ternama, foundernya berasal dari keluarga mana, riwayat hidup foundernya dll. Jadi kalo kalian adalah orang yang memiliki sebuah privilise kalian akan lebih mudah di modali untuk memulai usaha.

Akan tetapi bukan berarti kalian yang tidak punya privilese menjadikan itu sebuah alasan untuk tidak memulai usaha. Seperti contoh perusahaan Airbnb foundernya tidak memiliki uang untuk memodali usahnya, sehingga ia berjualan cereal dan matras. Dropbox ketika ingin membuat Minimum Viable Product (MVP) foundernya tau bahwa itu membutuhkan dana yang cukup besar. Tapi foundernya kreatif jadi dia membayar editor untuk mensimulasikan cara kerja dropbox lalu dikasih liat ke para calon konsumennya. Jadi kalian kalo masih menggunakan alasan gak mulai usaha atau ngembangin usaha karena gak ada yang modalin. Kalian belum sepenuhnya menjadi entrepreneur. Karena kalo founder gak kreatif maka dia akan sulit melewati masa masa sulit di usahanya.

Jadi fundamental dalam mencari modal usaha adalah kita bisa kasih apa ke investor yang akan memodali usaha kita.

PITCHING INVESTOR

Pitching investor
Pitching investor

ketika mencari modal usaha, kita akan melewati proses yang namanya pitching pada tahap ini kita memberikan rencana bisnis kepada investor. Kalo baru memulai usaha kita kasih ide bisnis ke investor, tentang ini usahanya gimana dan cara menghasilkan uangnya gimana. Kita harus mempelajari yang namanya proyeksi finansial, yang simpel aja seperti misalkan kalo taruh 100 juta kita akan menghasilkan 20 juta/bulan. Dan investor bisa balik modal dalam jangka waktu sekian, itu adalah cara yang paling dasar untuk meyakinkan investor. meyakinkan bahwa uang yang mereka berikan bisa balik dalam jangka waktu sekian bahkan bisa berkali kali lipat. Ini semua biasanya dimuat dalam satu dokumen yang menjelaskan ini bisnis apa, produknya apa, dijual dengan harga berapa, kira kira penjualan di bulan pertama berapa, pengeluarannya bakal apa aja.

Kalo kalian gak bisa membuat dokumen seperti itu akan sulit untuk meyakinkan investor untuk investasi di bisnis kalian. Karena investor tuh bukan orang bodoh, mereka memiliki penilaianya masing masing. Mereka juga bisa menilai dimana kurangnya dari rencana kalian. Kalian bisa cari di google cara membuat dokumen seperti itu, ketika kalian sudah membuat dokumen tersebut. Kalian bisa langsung mencari investor mungkin awal awal cari angel investor/perorangan yang punya uang banyak yang kalian kenal. Berikan dokumen tersebut lalu ketika mereka tertarik mereka akan memiliki kepemilikan di usaha kalian.

MEYAKINKAN INVESTOR

Ketika investasi di sebuah bisnis, investor bisa mendapatkan keuntungan dari dua hal, yaitu capital gain dan dividen. Namun untuk bisnis umkm sangat jarang investor mengharapkan keuntungan dari capital gain. Biasanya mereka mengharapkan keuntungan dari bagi hasil misalkan mereka invest 100 juta, mereka mendapatkan bagi hasil sebesar 3 juta/bulan.

Apabila kalian benar benar membutuhkan dana untuk memulai atau mengembangkan bisnis, kalian harus bisa meyakinkan investor. Dengan cara membuat rencana bisnis yang bagus, proyeksi keuangan yang realistis, memiliki komunikasi yang baik ketika berhadapan dengan calon investor. Disini kita cuma kasih tau konsep dalam mencari modal usaha untuk memulai atau mengembangkan, karena ketika kalian mengerti gambaran besarnya semoga kalian bisa melakukannya.

MENCARI INVESTOR

Hal yang mungkin sulit dilakukan dalam cari modal usaha adalah mencari investornya dimana. Apabila kalian tidak memiliki kenalan orang kaya yang mungkin bisa memodali kalian. Kalian bisa mencari kontak kontak orang kaya di media sosial, kasih ide bisnis kalian serta rencana melalui email. Siapa tau dari orang orang yang kalian kirimi email ada yang tertarik dengan usaha kalian.

Sebenarnya ada cari lain untuk cari modal usaha yaitu pinjam uang ke bank tapi ini sangat tidak disarankan karena bunganya besar. Tapi dengan adanya investor di bisnis kalian, kalian akan memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga uang mereka tidak hilang. Dan apabila kita tidak berhasil memenuhi ekspetasi investor atau bahkan menghilangkan uang investor atau bangkrut. Reputasi kalian di mata investor akan menurun yang nantinya akan mempengaruhi jika kedepannnya kalian mencari modal usaha lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.